Minggu, 17 Juni 2012

LAPORAN PANAS PELARUTAN (∆Hs)



PANAS PELARUTAN (Hs)

I.    TUJUAN
Setelah melakukan percobaan ini diharapkan :
1.        Dapat menentukan panas pelarutan CuSO4.5H2O dan CuSO4.
2.        Dapat menghitung panas reaksi dengan menggunakan Hukum HESS.

II.ALAT DAN BAHAN KIMIA YANG DIGUNAKAN
1.             Alat-alat yang digunakan :
-            Kalorimeter                                 1
-            Mortar                                        1
-            Thermometer 0-100                    2
-            Gelas kimia 100ml                       1
-            Heater                                         1
-            Stopwatch                                   1
-            Oven                                           1
-            Gelas ukur 100ml                         1
-            Kaca arloji / kertas timbang          1
-            Neraca analitik                             1
-            Botol aquadest                             1

2.             Bahan Kimia yang digunakan :
-            CuSO4.5H2O                                5 gram
-            CuSO4 anhidrat                            5 gram
-            Aquadest                                     

III.      GAMBAR ALAT (TERLAMPIR)
IV.      DASAR TEORI
Perubahan entalpi yang menyertai pelarutan suatu senyawa disebut panas pelarutan. Panas pelarutan ini dapat meliputi panas hidrasi yang menyertai pencampuran secara kimia, energy ionisasi bila senyawa yang dilarutkan mengalami peristiwa ionisasi. Pada umumnya panas pelarutan untuk garam-garam netral dan tidak mengalami dissosiasi adalah positif, sehingga reaksinya isotermis atau larutan akan menjadi dingin dan proses pelarutan berlangsung sacara adiabatis. Panas hidrasi, khususnya dalam system berair, biasanya negative dan relative besar. Perubahan entalpi pada pelarutan suatu senyawa tergantung pada jumlah, sifat zat terlarut dan pelarutnya, temperature dan konsentrasi awal dan akhir dari larutannya.
Jadi panas pelarut standar didefinisikan sebagai perubahan entalpi yang terjadi pada suatu system apabila 1 mol zat terlarut dilarutkan dalam n1 mol pelarut pada temperature 25 C dan tekanan 1 atmosfer.
Kalor pelarutan adalah entalpi dari suatu larutan yang mengandung 1 mol zat terlarut, relative terhadap zat terlarut atau pelarut murni pada suhu dan tekanan sama. Entalpi suatu larutan pada suhu T relative terhadap pelarut dan zat terlarut murni pada suhu T0 dinyatakan sebagai :
H = n1H1 + n2H2 + n2 Hs2
Dimana :
H = entalpi dari n1 + n2 mol larutan dari komponen 1 dan 2 pada suhu T relative terhadap temperature T0.
Hs2 = panas pelarutan integral dari komponen 2 pada suhu T.
Pada percobaan ini pelarut yang digunakan sangat terbatas, dan mencari panas pelarutan dua senyawa yaitu tembaga (III) sulfat.5H2O dan tembaga (II) sulfat anhidrat. Dengan menggunakan Hukum HESS dapat dihitung panas reaksi :
CuSO4 (s)   +   aq                    CuSO4.5H2O
Menurut hukum HESS bahwa perubahan entalpi suatu reaksi kimia tidak bergantung pada jalannya reaksi, tetapi hanya tergantung kepada keadaan awal dan akhir dari suatu reaksi.
Sebagai contoh penggunaan Hukum HESS :
CuSO4 (s)   +   aq                    CuSO4 (aq)    = a kj
CuSO4.5H2O (s)   +   aq                 CuSO4 (aq)   +   5H2O (aq)    = b kj
Sehingga : CuSO4 (s)   +   5H2O (aq)              CuSO4.5H2O (s)    = (a - b) kj

V.CARA KERJA
1.             Menentukan tetapan harga calorimeter
a.         Memasukkan aquadest ke dalam calorimeter sebanyak 50ml.
b.        Mengukur dan mencatat suhu air dalam calorimeter (t1).
c.         Memanaskan air sebanyak 50ml ke dalam gelas kimia 100ml 10 di atas temperature kamar (t2).
d.        Menuangkan air yang telah dipanaskan ke dalam calorimeter.
e.         Mengaduk dan mencatat suhu campuran yang merupakan suhu tertinggi (t3).

2.             Menentukan panas pelarutan dan panas reaksi
a.         Memasukkan aquades ke dalam calorimeter sebanyak 100ml dan mengaduknya.
b.        Suhu mula-mula dicatat dan setiap 30 detik sampai suhu tidak berubah.
c.         Menambahkan 5 gram CuSO4 ke dalam calorimeter dan mengaduknya.
d.        Mencatat perubahan suhu setiap 30 detik selama 5 menit.
e.         Mengulangi langkah a sampai dengan d dengan menggunakan serbuk CuSO4 anhidrat.

Catatan :
Serbuk CuSO4 penta hidrat dihaluskan pada mortar.
Serbuk CuSO4 anhidrat diperoleh dengan jalan memanaskan CuSO4 penta hidrat sampai warnanya berubah dari biru menjadi putih. Simpan dalam desikator sampai dingin dan selanjutnya ditimbang.

VI.      KESELAMATAN KERJA
Dalam menjaga keselamatan kerja usahakan dalam bekerja hati-hati dan menggunakan jas lab dan kaca pelindung. Jika anggota tubuh kena bahan kimia uang digunakan cuci dengan air yang mengalir.

VII.   DATA PENGAMATAN
1.        Menentukan harga calorimeter
Suhu air mula-mula (t1) = 28
                                 (t2) = 38
                                 (t3) = 32.2

t (sekon)
Suhu ( )
30
60
90
120
150
180
210
240
270
300
32
32
32
32
31
31
31
31
31
31

2.        Menentukan panas pelarutan dan panas reaksi

Waktu (menit)
Penambahan CuSO4 hidrat ( )
Penambahan CuSo4 anhidrat ( )
0.5
1.0
1.5
2.0
2.5
3.0
3.5
4.0
4.5
5.0
29
29
29
29
29
29
29
29
29
29
30
30
30
30
30
30
30
30
30
30

Serbuk CuSO4 penta hidrat = 5 gram’
Serbuk CuSo4 anhidrat = 5 gram

VIII.    PERHITUNGAN
Dik : m = 50ml = 50gr
         Cp = 4.2 j/gr
         BM CuSO4.5H2O = 249.68 gr/mol
         BM CuSO4 = 159.5 gr/mol
Perhitungan
·           Menentukan harga calorimeter
       X = m . Cp . t
           = 50gr x 4.2 j/gr  x (32.2 - 28)
           = 882 j

       Y = m . Cp . t
           = 50gr x 4.2 j/gr  x (38.2 - 32.2)
           =  1218 j

       Konstanta =
                      =
                         = 80 j/

·           Menentukan panas pelarutan dan panas reaksi
               n =  =  = 0.02 mol
          panas pelarutan = m . Cp . t + K . t
                                   = 5gr x 4.2 j/gr  (29 – 28)  + 80 j/  (30 – 28)
                                   = 101 j

          Untuk 1 mol CuSO4.5H2O
           =  = 5050 j = 5.050 kj
o  CuSO4
               n =  =  = 0.031 mol
          panas pelarutan = m . Cp . t + K . t
                                   = 5gr x 4.2 j/gr  (30 – 28)  + 80 j/  (30 – 28)
                                    = 202 j

          Untuk 1 mol CuSO4.5H2O
           =  = 6516.1290 j = 6.516 kj

o  Panas reaksi
1.        CuSO4    +    aq                     CuSO4                 = 6.516 kj
2.        CuSO4.5H2O                          CuSO4 + 5H2  = 5.050 kj

Maka :
CuSO4    +    aq                     CuSO4                         = 6.516 kj
5H2O      +   CuSO4                 CuSO4.5H2O + aq    = - 5.050 kj  +
 CuSO+  5H2O                    CuSO4.5H2O               = 1.466 kj
  

IX.      ANALISIS PERCOBAAN
Dari percobaan yang telah dilakukan dapat dianalisa bahwa pada saat melakukan pengocokan pada calorimeter dilakukan dengan konstan agar suhu yang didapatkan konstan. Pada penentuan panas pelarutan dan panas reaksi CuSO4.5H2O digerus terlebih dahulu agar luas kontak CuSO4 lebih besar. Pada percobaan penambahan CuSO4 anhidrat, CuSO4.5H2O harus dikeringkan ke dalam oven untuk menghilangkan hidrat yang terkandung di dalamnya sampai berubah warna dari biru menjadi putih dan kemudian memasukkannya ke dalam desikator untuk didinginkan.
Untuk menentukan t3 didapatkan dari penaikan garis lurus pada grafik sehingga didapatkan suhu t3 = 32.3  dan tetapan harga kalorimeternya yaitu 882 j/ Dari hasil percobaan R2 yang didapat sebesar 0.7273 sedangkan R2 yang seharusnya didapatkan yaitu mendekati nilai 1, hal ini di karenakan kurangnya ketelitian dalam menggunakan thermometer, thermometer yang dipakai merupakan thermometer berskala 2 sehingga agak sulit membacanya. Pada penentuan panas pelarutan dan panas rekasi dapat juga ditentukan dengan menggunakan Hukum HESS.

X. KESIMPULAN
Dari percobaan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa :
·      Panas pelarutan merupakan perubahan entalpi yang terjadi pada suatu system apabila 1 mol zat terlarut dilarutkan dalam n1 mol pelarut pada thermometer.
·      Faktor-faktor yang mempengaruhi entalpi yaitu : jumlah zat, temperature, sifat zat terlarut dan pelarutnya, konsentrasi awal dan akhir larutan.
·      Tetapan calorimeter (K) = 80 j/
·      Panas rekasi CuSO4.5H2O,
·      Panas larutan pada :
-       CuSO4 = 101 j
-       CuSO4.5H2O = 202 j
·      Panas pelarutan untuk 1 mol pada :
-       CuSO4 = 5.050 kj
-       CuSO4.5H2O = 6.516 kj


DAFTAR PUSTAKA
… Jobsheet, 2011. Kimia Fisika. Palembang. 2011
… Tony Bird.“Penuntun Praktikum Kimia Fisika” untuk Universitas.Gramedia,Jakarta.1987


Kamis, 07 Juni 2012

Proses Penciptaan Nabi Adam as




Sepanjang sejarah makhluk yang bernama manusia dimuka bumi dengan segala kisahnya, ternyata masih banyak menjadi misteri.
Sosok Adam sebagai manusia pertama dimuka bumi, menyimpan 1001 kisah.
Kisah ini mencoba menguak secuil misteri tentang penciptaan Nabi Adam, dan disajikan untuk anda sekalian.

Al kisah sebelum terciptanya Adam, Allah SWT memerintahkan malaikat Jibril untuk mengunjungi bumi dalam rangka mengambil tanah sebagai bahan menciptakan Adam.

Namun ketika dibumi, bumi menyatakan penolakan untuk diambil tanahnya sebab bumi khawatir kelak manusia akan melakukan perbuatan dosa dan maksiat kepada Allah SWT.
Setelah kejadian ini maka Jibrilpun kembali dan melapor pada Allah.

Allah memerintahkan malaikat Mikail untuk turun tangan dengan maksud yang sama.

Namun bumipun kembali menolak, dan Mikail melaporkan kegagalan ini pada Allah.

Menyikapi hal ini selanjutnya Allah memerintahkan Izra’il yang turun ke bumi,
Allah SWT berkata kepada Izra’il:

“ engkau, AKU tugaskan mengambil tanah, meskipun bumi bersumpah, janganlah engkau mundur. Kerjakan perintah-KU dan atas nama-KU”.

Izra’ilpun turun ke bumi dan berkata:
“ Hai bumi, ketahuilah kedatanganku kesini atas perintah Allah dan atas nama Allah, jika engkau membantah perintah Allah tentunya engkau akan menjadi mahluk yang durhaka pada Allah”. 


Mendengar perkataan Izrai’il maka bumipun akhirnya pasrah, dan Izra’il akhirnya mengambil beberapa jenis tanah.
Selanjutnya Ia kembali kepada Allah.

Menyambut kedatangan Izra’il Allah berkata:
“Ya Izra’il, pertama engkau yang aku tugaskan mengambil tanah, kelak engkaulah yang akan mencabut nyawa manusia”.

Mendengar hal ini Izra’il menjadi bimbang
“ Jika demikian, maka hamba akan dibenci oleh anak cucu Adam karena pekerjaan ini”.

Allah Berkata ;
“ Tidak mereka tidak akan memusuhi engkau, AKU nanti yang mengaturnya.
Akan aku jadikan sebab-sebab untuk mendatangkan kematian mereka.
Bisa karena terbunuh, bisa karena terbakar, bisa juga karena menderita penyakit, dan sebagainya”.



Dan Menurut Ibnu Abbas ada beberapa spesifikasi tanah yang digunakan untuk membuat manusia (Adam) sebagai berikut:

• Kepala Adam dari tanah Baitul Muqadis : tempat otak dan akal manusia
• Telinga Adam dari tanah bukit Tursina: karenanya menjadi alat pendengar
• Dahi Adam dari tanah Iraq: karenanya tempat bersujud pada Allah
• Muka Adam dari tanah Aden: karenanya menjadi tempat berhias dan kecantikkan
• Gigi Adam dari tanah telaga Al Kautsar: tempat untuk manis-manis
• Tangan kanan Adam dari tanah Ka’bah: untuk mencari nafkah dan bekerja
• Tangan kiri Adam dari tanah Paris: untuk bersuci cebok (istinjak).
• Kemaluan Adam dari tanah Babylonia: tempat birahi dan tipu daya syaiton untuk membimbing manusia menuju dosa.
• Hati Adam dari tanah surga Firdaus: sebagai tempat iman, keyakinan, dan ilmu
• Lidah Adam dari tanah Tha’if: tempat untuk mengucap kalimat syahadat dan berdoa.

Bagaimanakah prosesnya :
1. Ketika Allah akan jadikan Adam, tanah itu dicampuri air tawar,air masin,air hanyir,angin,api.Kemudian Allah resapkan Nur kebenaran dalam diri Adam dengan berbagai macam "sifat".
2. Lalu tubuh Adam itu digenggam dengan genggaman "Jabarut" kemudian diletakkan didalam "Alam Malakut".
3. Sesungguhnya tanah yang akan dijadikan "tubuh Adam" adalah tanah pilihan.Maka sebelum dijadikan patung, tanah itu dicampurkan dengan rempah-rempah ,wangi-wangian dari sifat Nur Sifat Allah, dan dirasmi dengan air hujan "Barul Uluhiyah".
4. Kemudian tubuh itu dibenamkan didalam air "Kudral-Izzah-Nya" iaitu sifat "Jalan dan Jammal".Lalu diciptakan menjadi tubuh Adam yang sempurna.
5. Demikian pula roh, ketika itu diperintah masuk kedalam tubuh Adam, ia pula merasa malas dan enggan, malah ia berputar-putar, mengelilingi patung kepada Izrail.

Menurut riwayat ketika Adam masih berada di syurga, sangat baik sekali kulitnya.Tidak seperti warna kulit kita sekarang ini.Kerana Adam telah diturunkan ke dunia,terjadilah perubahan pada warna kulitnya. Sebagai peringatan : yang masih tertinggal warnanya hanyalah pada kuku manusia.

Hal ini kita biasa lihat meskipun orang kulitnya hitam, tetapi warna kukunya adalah sama, ialah putih kemerah-merahan. Dijadikan pada tubuh Adam ada sembilan rongga atau liang.Tujuh buah liang di kepala,dan dua buah liang dibawah badan letaknya.Tujuh buah letaknya di kepala : dua liang mata,dua liang telinga, dua liang hidung dan sebuah liang mulut.Yang dua macam di bawah : sebuah liang kemaluan dan liang dubur.

Dijadikan pula lima buah pancaindera :

1. Mata alat penglihatan
2. Hidung alat penciuman
3. Telinga alat pendengaran
4. Mulut alat perasa manis,masin dan sebagainya.
5. Anggota tubuh lainya seperti kulit, telapak tangan, untuk perasa halus, kasar dan sebagainya.

Setelah Roh masuk ke dalam tubuh Adam :

Lalu roh itu masuk perlahan-lahan sehingga ke kepalanya yang mengambil masa 200 tahun. Demikianlah Allah memberi kekuatan pada Izrail untul memasukkan roh ke dalam tubuh Adam.Dahulu Izrail ditugaskan mengambil tanah untuk Adam, dan kini dia pula ditugaskan untuk mencabut nyawa
umat manusia.

Setelah itu meresap ke kepala Adam, maka terjadilah otak dan tersusunlah urat-urat sarafnya dengan sempurna. Kemudian terjadilah matanya seketika itu matanya terus terbuka melihat dan melirik kekiri dan ke kanan. Dan juga melihat ke bawah di mana bahagian badannya masih merupakan tanah keras.Dilihatnya kiri dan kanan para malaikat yang sedang menyaksikan kejadian dia. Ketika itu Adam telah dapat mendengar para malaikat mengucapkan tasbih dengan suara merdu dan mengasyikkan.

Kemudian ketika roh sampai kehidungnya lalu ia bersin, serta mulutnya terbuka. Ketika itulah Allah ajarkan padanya mengucap Alhamdulillah. Itulah ucapan Adam pertama kalinya kehadrat Allah. Lalu Allah berkata: Yarkhamukallah" yang ertinya: "semoga engkau diberi rahmat Allah" Oleh kerana itu jika orang bersin menjadi ikutan sunat mengucap Alhamdulillah" dan orang yang mendengarnya sunat mengucapkan "Yarkhamukallah".

Kemudian ketika roh sampai pada dadanya, tiba-tiba saja ia mahu bangun. Padahal sebahagian badannya kebawah masih menjadi tanah keras. Di sini menunjukkan sifat manusia yang suka tergesa-gesa (tidak sabar).
Sebagaimana firman Allah SWT bermaksud :"Dan adalah manusia itu, suka tergesa-gesa".(Al-Israk:II)

Maka ketika roh itu sampai di bahagian perutnya, maka terjadilah susunan isi perut dengan sempurna. Maka seketika itu terasalah lapar. Kemudian terus roh itu meresap sampai ke seluruh tubuh Adam, tangan, kaki lalu terjadi darah daging dan tulang, urat-urat, berkulit dengan sempurna, yang mana kulit itu kian lama kian bagus dan halus. Begitulah proses kejadian-kejadian tubuh Adam.

Setelah kejadian Adam sempurna sebagai manusia baru, maka dialah merupakan jenis makhluk manusia yang pertama.Wajahnya cukup cantik, semuamalaikat berasa kagum lihat Adam yang begitu menawan. Kemudian Adam diarak oleh malaikat-malaikat selama 100 tahun diperkenalkan kepada seluruh penghuni langit pertama hinggalah yang ketujuh sebelum dibawa ke syurga tempat mula-mula Adam dijadikan.

Jumat, 01 Juni 2012

Niat Puasa


Niat Puasa Senin – Kamis
نويت صوم يوم الاثنين سنة لله تعالى  

Saya   niat puasa Hari Senin  Sunnah karena Allah ta’ala.”

نويت صوم يوم الخميس  سنة لله تعالى

WAITU SAUMA YAUMUL KHOMIS SUNNATAN LILLAHI TANA’ALA

“ Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Daud
نويت صوم داود سنة لله تعالى
SAUMA DAWUD SUNNATAN LILLAHI TA uITUAWNA 
Niat Puasa Hari-hari Putih .
نويت صوم ايام البيض سنة لله تعالى
NAWAITU SAUMA AYYAMI BIDH SUNNATAN LILLAHI TA
“ Saya niat puasa pada hari-hari putih , sunnah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Bulan Muharram (Puasa ’Asyura)

نويت صوم عشر  سنة لله تعالى
“ Saya niat puasa hari ’Asyura , sunnah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Bulan Rajab

نويت صوم شهر رجب سنة لله تعالى 
NAWAITU SAUMA SYAHRI RAJAB LILLAHI TA'ALA
“ Saya niat puasa bulan Rajab , sunnah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Sya’ban

نويت صوم شهر شعبان سنة لله تعالى
“ Saya niat puasa bulan sya’ban , sunnah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Syawwal

نويت صوم شهر شوال سنة لله تعالى
NAWAITU SAUMA SYAHRI SYAWWAL SUNNATAN LILLAHI TA
“ Saya niat puasa bulan Syawwal , sunnah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Bulan Dzulhijjah (Puasa Tarwiyah & ‘Arafah).

نويت صوم ترويه سنة لله تعالى 
 
“ Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.”

نويت صوم عرفة سنة لله تعالى
NAWAITU SAUMA ARAFAH SUNNATAN LILLAHI TA'ALAH
“ Saya niat puasa Arafah , sunnah karena Allah ta’ala.”

Minggu, 13 Mei 2012

Tulisan Arab (Depi Oktari)


www.depisatir.blogspot.com

Berikut ini beberapa contoh tulisan Arab : 
  1. ( Assalamu 'alaikum Wr. Wb ) السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 
  2. ( Wa 'alaikum salam Wr. Wb ) وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 
  3. ( Wassalamu 'alaikum Wr. Wb) وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
  4. بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ (Bismillahirrahmanirrahim) 
  5.  اَهْلاًوَسَهْلاً (ahlan wa sahlan )
  6. اَللّهُ اَكْبَرُ(Allahu Akbar )
  7. اَلْحَمْدُلِلّهِ(Alhamdulillah)
  8. اَللّهُ (Allah)
  9. آمِّينَ (amin)
  10. اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ (Astaghfirullah)
  11.  بَارَكَ اللّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرِ ( Do'a untuk Pengantin )
  12. حَلاَلً (halal)
  13. حَرَمً (haram)
  14. اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَجِعُوْنَ (innalillahi wa inna ilaihi raaji'uun)
  15. اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ (insya Allah)
  16. جَزَاكَ اللّهُ (jazakallah)
  17. جَزَاكِ اللّهُ (jazakillah)
  18. جَزَاكُمُ اللّهُ (jazakumullah)
  19. لاَ هَوْلَ وَلاَ قُوَّتَ اِلاَّبِاللّهِ(laa haula wa laa quwwata illa billah)
  20. لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ (laa ilaaha illallah)
  21. مَاشَآءَاللّهُ (masya Allah)
  22.  سُبْحَانَ اللّهُ (subhanallah)
  23.  اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، وَلِلّهِ الْحَمْدِ (lafadz takbiran)
  24.  تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّ وَ مِنْكُمْ (taqabalallahu minna wa minkum)
  25. تَقَبَّلْ يَا كَرِيْمُ (taqabal ya kariim)
  26. وَ اِيَّكُمْ (wa iyyakum)
  27. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُوْا اللهَ لِيْ وَلَكُمْ (penutup ceramah)